ku angkat mata
dan ku lihat pena menari
entah apa yang diconteng
mungkinkah ilmu
mungkinkah lintasan fikiran
pena menari lagi
entah apa yang diconteng
adakah akan terhasil puisi puitis
mungkin juga ilmu yang bertambah
pena menari lagi
dan terus mmenari lagi
hingga satu masa ia akan berhenti
pena tak kan menari lagi
No comments:
Post a Comment